Skripsi_FKIP


ABSTRAK

Jamil. Hubungan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Sejarah Siswa Kelas VIII Semester I SMP Negeri 6 Nganjuk Tahun Pelajaran 2006/2007. Skripsi. Program Ilmu Pengetahuan Sosial Jurusan Sejarah. IKIP PGRI Madiun

Latar belakang penelitian, Siswa SMP secara umum merupakan siswa yang berangkat remaja yang biasanya lebih menyukai kebebasan, sulit berdisiplin dalam belajar dan biasanya mudah dihubungani oleh lingkungannya. Sebagai contoh dalam berpakaian, model rambut atau pemakaiaan asesoris kebanyakan dari mereka banyak mengikuti trend mode yang berkembang tanpa memikirkan apakah hal itu pantas untuk dirinya atau tidak. Mereka lebih mementingkan menonton televisi daripada mengerjakan pekerjaan rumah, suka membolos dan masih banyak hal yang menyimpang lainnya. Hal tersebut berhubungan terhadap aktivitas belajar siswa, sehingga secara tidak langsung berhubungan prestasi belajarnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas VIII Semester I SMP Negeri 6 Nganjuk tahun pelajaran 2006/2007. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kuantitatif yang bersifat ex post facto. Artinya penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan masalah-masalah dengan jalan mengumpulkan data yang berupa pengungkapan fakta yang sudah berlangsung. Disamping itu digunakan studi kepustakaan sebagai metode pendukung dalam penyusunan kerangka teoritis dan analisis data. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Nganjuk tahun Pelajaran 2006/2007 yang terbagi dalam 5 kelas, yaitu kelas VIII-1 sampai kelas VIII-5 dengan jumlah populasi sebesar 220 siswa, sampel penelitian berjumlah 43 siswa.

Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1). Ada hubungan lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas VIII Semester I SMP Negeri 6 Nganjuk tahun pelajaran 2006/2007 dengan nilai Chi kuadrat yang ditunjukkan dengan nilai dari Pearson Chi Square diperoleh hasil sebesar 13,5 dengan nilai signifikansi 0,001 (kurang dari 5 %), (2). Ada hubungan lingkungan sekolah terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas VIII Semester I SMP Negeri 6 Nganjuk tahun pelajaran 2006/2007 dengan nilai Chi kuadrat yang ditunjukkan dengan nilai dari Pearson Chi Square diperoleh hasil sebesar 9,5 dengan nilai signifikansi 0,009 (kurang dari 5 %), dan (3). Ada hubungan lingkungan masyarakat terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas VIII Semester I SMP Negeri 6 Nganjuk tahun pelajaran 2006/2007 dengan nilai Chi kuadrat yang ditunjukkan dengan nilai dari Pearson Chi Square diperoleh hasil sebesar 19,4 dengan nilai signifikansi 0,000 (kurang dari 5 %).

Saran, siswa yang mempunyai lingkungan belajar rendah diharapkan untuk meningkatkan prestasinya, sehingga dapat tuntas dalam mata pelajaran sejarah.

Kata kunci: lingkungan – belajar sejarah – prestasi siswa

%d blogger menyukai ini: