Skripsi_Perawat

PENGARUH JENIS PEMBAYARAN TERHADAP MUTU  ASUHAN KEPERAWATAN   PASIEN RAWAT INAP DI  RSU  PANDAN  ARANG KABUPATEN BOYOLALI

ABSTRAK

Toyib Handayani. J210030046. Pengaruh Jenis Pembayaran Terhadap Mutu  Asuhan    Keperawatan   Pasien Rawat Inap di  Rumah Sakit Umum  Pandan  Arang Kabupaten Boyolali. Skripsi,  Surakarta: Fakultas Kedokteran,  Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2005.

Latar belakang penelitian ini adalah Total jumlah pasien rawat jalan sebesar 16.014 orang pasien menurun dibanding tahun 2004 sebanyak  14.770 orang pasien dengan selisih 1.244 orang pasien atau menurun sebesar 7,8 %. Total jumlah pasien rawat inap pada tahun 2003 sebesar 67.568 orang pasien menurun dibanding tahun 2004 sebanyak 62.063 orang pasien dengan selisih 5.505 orang pasien atau turun sebesar  8,9 %. Penurunan jumlah pasien tersebut apakah ada faktor yang dipicu dari mutu asuhan keperawatan menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan di RSU Pandan Arang Boyolali semakin berkurang.

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan informasi tentang Pengaruh Jenis Pembayaran Terhadap Mutu  Asuhan    Keperawatan   Pasien Rawat Inap di  Rumah Sakit Umum  Pandan  Arang Kabupaten Boyolali.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat inap dan perawat Rumah Sakit Umum Pandan Arang Boyolali. Tehnik pengambilan sampel yang dilakukan adalah random sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah  regresi linier ganda logistik.

Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan mutu asuhan keparawatan antara pasien Asuransi Kesehatan dan Swadana (OR = 1,10; CI 95%: 0,31 -3,89). Perbedaan kelas/ruangan rawat inap berpengaruh terhadap  mutu asuhan keperawatan. Mutu asuhan keperawatan di kelas II dua setengah kali lebih baik dari pada kelas III (OR= 2,39; CI 95%: 0,89 – 6,41). Mutu asuhan di kelas I enam kali lebih baik daripada kelas III (OR = 5,75; CI 95%: 2,57 – 12,87)

Kesimpulan dan saran, tidak ada perbedaan mutu pelayanan asuhan keperawatan terhadap metode pembayaran. Sehubungan dengan hasil penelitian ini disarankan agar secara umum disarankan kepada pasien rawat inap agar mengambil ruang/kelas sesuai dengan kemampuannya.

%d blogger menyukai ini: