Sistem Terdistribusi

UJIAN

SISTEM TERDISTRIBUSI

1. Urutan mengupload file di Idwebhosting

a. masuk ke cPanel

b. Pilih kelompok Files > File Manager > Pilih File Manager  Directory Selection.

c. Klik menu Bar: Up Load> pilih source data > Upload data

d. Data ter Upload.

2. Control Panel atau Web Manager merupakan tool untuk mengelola website.

Fasilitas Control Panel terdiri dari:

a.. Stats: Statistik yang menunjukkan fasilitas yang digunakan oleh user.

b.  Preference: alat bantu/tutorial untuk menggunakan cpanel.

c.  Mail: Pengelolahan Account E-Mail (untuk menambah, menghapus, mengedit atau mengubah password).

b.  File: File Manager untuk meng-upload, mengedit, menghapus, memproteksi & mengubah permission file.

c.   Logs: menunjukkan visitor pada site user, dan jumlah bandwith yang telah dipakai serta menampilkan produk visual satatistik pada site user.

d.   Security: untuk memproteksi data file agar tidak diganggu penyusup/hacker.

f..   Software/service: Memungkinkan Anda untuk menginstalasi script berikut ini hanya dalam hitungan detik dan hanya dengan 1 click (tanpa harus mengedit file apapun) dan membuat blog dengan fasilitas Fantastico De Luxe.

g.   Database Management: MySQL Databases Manager untuk create/modify/drop/insert tables di database Anda!

h. Subdomains: Sub Domain Manager untuk menambah & menghapus subdomain (http://namasubdomain.domainanda.com). Masing-masing dilengkapi dengan password FTP upload tersendiri.

i..   Advanced: Akses SSH, hampir sama dengan telnet namun terenkripsi. Lebih aman daripada akses telnet biasa. Umumnya sangat berguna untuk web programming dan instalasi scripts.

3. Scalability adalah Apakah sistem masih efektif dan handal dalam perkiraan pertumbuhannya. Tiga problem untuk scalability adalah (1) Hiding communication latency, (2). Distribusi  dan (3). Replikasi.

4. VPS adalah Virtual Private Servers, teknologi server side tentang operating system dan software yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar di bagi ke beberapa virtual mesin. Tiap virtual mesin ini melayani operating system dan software secara independen dan dengan konfigurasi yang cepat.

Manager Dedicated (membangun sendiri) adalah proses handshake antara browser client dan server akan terjadi pada saat proses komunikasi terbangun, server akan melayani semua request dari client. Bayangkan jika web yang dibuat adalah sebuah portal, content berita, atau e-commerces pastilah akses hits ke server tersebut juga akan tinggi, ini dilihat dari sisi resources yang digunakan baik dari sisi processor, perputaran hardisk, pasokan power supply, akses memori, arus data yang masuk dan keluar dari ethernet dan sebagainya. Ada banyak vendor yang memberikan solusi hardware server ini, tidak salah memang jika menggunakan komputer PC sebagai server atau sering disebut PC Server, namun secara karakteristik server built up atau server memang disiapkan untuk bekerja dengan kehandalan yang tinggi.

6. Model-model system terdistribusi:

a. Multiprocessor

•   Sebuah komputer dengan bbrp prosesor

•   Semua prosesor mengakses memori yang sama

•   Lebih sulit dibuat

•   Interkoneksi lebih cepat

b. Multi Komputer

•   Beberapa PC terhubung dengan jari nga n

•   Setiap CPU punya memori sendiri

•   Lebih mudah dibangun

•   Interkoneksi lebih lambat

c. Midleware

Layer tambahan di atas NOS (Nettworking Operating Sistem), misalnya COBRA (Component Object Request Broker Archi)

7. Perbedaan Circuit switching dengan Paket switching,

a. Circuit-switching, jalur ini adalah atas sebelum memutuskan transmisi data dimulai., berdasarkan sumber-mengoptimalkan algoritma, transmisi dan berjalan sesuai dengan jalur.. Untuk seluruh panjang sesi komunikasi di antara dua badan berkomunikasi, rute didedikasikan dan eksklusif, dan hanya dilepaskan ketika sesi terminates.

b. Paket-switching, paket-paket yang akan dikirim ke arah tujuan terlepas satu sama lainnya. Tidak ada jalur ditentukan; sebagai keputusan yang node ke hop ke dalam langkah berikutnya dilakukan hanya ketika sebuah node tercapai. Setiap paket yang menemukan cara menggunakan informasi membawakan, seperti sumber dan tujuan alamat IP.

Packet switching ini merupakan suatu metode untuk mengirimkan informasi yang memisahkan pesan yang panjang ke dalam unit-unit kecil (paket) yang berukuran tetap. Paket tersebut bergerak melalui suatu jaringan pada sesuatu seperti sabuk penampung (conveyor belt), bercampur dengan paket berisi pesan dari pengirim lain. Paket tersebut kemudian dikirim ke alamat tujuan dan pesan yang lengkap disusun ulang ketika sema paket telah sampai. Packet switching memungkinkan sejumlah besar pemakai memakai bersama penghubung transmisi berkecepatan tinggi. Sebuah metode yang digunakan untuk memindahkan data dalam jaringan internet. Dalam packet switching, seluruh paket data yang dikirim dari sebuah node akan dipecah menjadi beberapa bagian. Setiap bagian memiliki keterangan mengenai asal dan tujuan dari paket data tersebut. Hal ini memungkinkan sejumlah besar potongan-potongan data dari berbagai sumber dikirimkan secara bersamaan melalui saluran yang sama, untuk kemudian diurutkan dan diarahkan ke rute yang berbeda melalui {[router}}. Standar utama untuk packet switching adalah X.25.

8. Cara kerja Parity

Chip memory yang memiliki fasilitas built-in pengecekan error biasanya menggunakan metode yang dikenal dengan istilah parity, dimana chip parity memiliki bit extra disetiap 8 bit data. Cara kerja parity sangat sederhana, ada dua model kerja parity even dan odd. Dengan penjelasan sebagai berikut:

  1. Even,  ketika 8  bit dalam 1 byte menerima data, apabila jumlah bit yang hidup (10 itu genap maka bit parity di set dengan nilai 1, namun apabila jumlah bit yang hidup (1) itu ganjil maka bit parity diset dengan nilai 0, ketika data dibaca kembali kekurangan bit, maka akan ditambahkan dan disesuaikan dengan  hasil yang ada pada bit  parity, jika totalnya genap dan nilai nilai bit parity adalah 1, maka data dianggap valid dan dikirim ke CPU, namun jika totalnya genap namun nilai bit parity adalah 0, maka chip parity tahu bahwa terjadi kesalahan didalam pengisihan data di dalam 8 bits dan membuang data tersebut, dan meminta sistem untuk mengirimkan data baru.
  2. Odds, Cara kerja odds parity sama dengan even, Cuma nilai bit parity di set 1 apabila jumlah bit yang hidup pada 8 bit per 1 bit tersebut ganjil.

Error Correction code

Komputer pada posisi kritikal membutuhkan level yang lebih tinggi  dalam masalah toleransi kesalahan (foult tolerance) seperti high dan server. ECC menggunakan banyak bit untuk pengecekan error. Jumlah banyaknya adalah tergantung dari lebar bus, lain halnya dengan parity yang hanya mengandalkan 1 bit saja. Memory ECC menggunakan perhitungan algoritma khusus yang tidak hanya mendeteksi error pada bit, dan juga memperbaikinya (tanpa harus meminta kembali dari system). Memori ECC juga mendeteksi secara cepat lebih dari 1 bit data dalam kesalahan jumlah byte.

9.     Selektif Repeat ARQ adalah contoh khusus dari Otomatis Berulang-permintaan (ARQ) Hal itu dapat digunakan sebagai protokol untuk pengiriman pesan dan penghargaan unit, atau dapat digunakan sebagai protokol untuk pengiriman pesan subdivided sub-unit. Bila digunakan sebagai protokol untuk pengiriman pesan, mengirim proses yang terus mengirimkan sejumlah frame ditentukan oleh ukuran jendela bahkan setelah bingkai kerugian. Tidak seperti Go-Back-N ARQ, proses penerimaan akan terus menerima dan mengakui frame dikirim setelah sebuah kesalahan awal.

Penerima proses melacak dari urutan nomor dari awal frame belum diterima, dan mengirimkan nomor yang dengan setiap ACK ia mengirim.  Jika bingkai dari pengirim tidak mencapai penerima, pengirim terus mengirim setelah frame sampai jendela yang telah dikosongkan. Penerima terus mengisi dan menerima dengan jendela yang berlaku frame, replying setiap saat dengan ACK yang berisi urutan nomor dari awal hilang bingkai. Setelah pengirim telah semua bingkai di jendela, ia kembali mengirim bingkai nomor yang diberikan oleh ACKs, dan kemudian terus dimana kiri off.

Ukuran pengiriman dan penerimaan jendela harus sama, dan setengah maksimum urutan nomor (asumsi bahwa urutan nomor diberi nomor dari 0 hingga n-1) untuk menghindari miscommunication dalam semua kasus paket yang jatuh. Untuk memahami ini, pertimbangkan kasus bila semua ACKs yang dimusnahkan. Jika menerima lebih besar dari jendela setengah maksimum urutan nomor tersebut, beberapa, bahkan mungkin semua, dari paket yang kembali setelah timeouts adalah duplikat yang tidak diakui sebagai demikian. Pengirim memindahkan jendela-nya untuk setiap paket yang diakui.

@ untuk tugas perkuliahan Sistem terdistribusi anda dapat download di sini:

Selamat belajar.. semoga mumet.  hahaha

%d blogger menyukai ini: